#IniBisnisGue: Melanggengkan Ide Bisnis Seketika

Rama, Mahasiswa IULI (kiri) memandu acara talkshow #IniBisnisGue di Bekraf Habibie Festival 2017 dengan pembicara Yasa Singgih, Pendiri Men's Republic (tengah) dan Aries Wiranata salah satu Pendiri Garuda Preneur (kanan).

Dewasa ini, kata entrepreneurship sangat populer di masyarakat. Terlebih dengan kemunculan berbagai teknologi dan inovasi terbaru, perlahan-lahan bisnis konvensional berubah arah ke bisnis berbasis e-commerce. Lahan bisnis ini sering kali dimulai oleh para entrepreneur muda. “Dulu, kalau mau bikin bisnis harus punya tanah, punya modal besar. Sekarang yang penting punya smartphone, cekrak-cekrek, posting di medsos, langsung bisa jadi bisnis,” jelas Aries Wiranata dari Garuda Preneur, salah satu pembicara di talkshow berjudul “#IniBisnisGue# pada Sabtu (12/8) lalu di Panggung Utama BEKRAF Habibie Festival 2017.

Lebih lanjut perbincangan membahas upaya untuk menstabilkan bisnis yang dimiliki setelah kemudahan dalam memulainya. Untuk menjawabnya, Yasa Singgih, pendiri dari Men’s Republic, memiliki jawabannya. Yasa mengatakan bahwa ketika seseorang berbisnis dan tidak mengikutsertakan pengetahuan di dalamnya, ia kemungkinan besar akan gagal. Pendidikan berfungsi membantu mengeliminasi beberapa tahap trial and error yang pasti terjadi pada entrepreneur muda, ujar ia. “Dengan memiliki pengetahuan dan pendidikan yang cukup, tindakan antisipasi dan strategi-strategi pasti bisa disiapkan,” tandasnya.

Selain pendidikan yang juga disetujui oleh Aries Wiranata, ia menambahkan pentingnya tujuan dan passion. Setelahnya baru ditunjang oleh needs yang bekerja sebagai fuel yang terus menyemangati. “Passion adalah hal yang sangat penting. Mulailah dengan apa yang kalian selalu lakukan setelah sampai rumah. Apa yang kalian paling sukai,” kata Aries. Yasa melanjutkan, “Setelah punya bisnis dan tujuan, jangan lupa untuk selalu memberikan segala sesuatunya above the limit. Push yourself harder, and go extra miles than others.” [Jessica Natalie/CP]